Salam Pramuka..!! Selamat datang di Sanggar Online. terima kasih telah berkunjung

Sabtu, 11 Desember 2010

Upacara Penutupan Latihan Penegak

1. Acara persiapan
  • Tiap-tiap pemimpin sangga memanggil anggotanya dengan barisan bersaf
  • Para pimpinan sangga memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan penegak yang terpilih sebagai petugas upacara mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam upacara pembukaan.
2. Uraian Kegiatan
  • Seluruh anggota ambalan dalam sangganya masing-masing membentuk barisan bersaf
  • pradana mengecek persiapan upacara untuk upacara pembukaan
3. Perlengkapan
  • Bendera Merah Putih, tiang bendera (biasanya stok yang disambung) yang sudah berdiri , Sandi Ambalan/ boleh diganti dengan sebuah renungan.
4. Acara Pokok
  • Pradana memanggil seluruh peserta upacara dengan pluit (bunyinya : priiiiit.......dan dijawab Siaaaap oleh para penegak), kemudian pradana membuat kode bersaf  sambil meniup pluit dengan bunyi ptit..prit...prit..maka berlarilah para penegak membentuk barisan bersaf menurut sanggaya masing-masing.
  • Laporan tiap-tiap pinsa (pimpinan sangga) kepada pradana. dalam hal ini pinsa melaporkan nama sangga dan jumlah anggota yang hadir.
5. Penjemputan Pembina Upacara Yanda/Bunda
  • pradana/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
  • pradana menjemput pembina dengan ucapan "kak, upacara penutupaan latihan ambalan sudah bisa dimulai apakah kakak sudi menutupya." kemudian pembina mengatakan "Terima kasih", saya bersedia." kemudian pradana mengantar pembina memasuki barisan dan menempatkannya di barisan paling kanan. setelah itu pradana kembali ketempat semula.
6. Penurunan Bendera Merah Putih
  • pradana memerintahkan petugas bendera untuk menurunkan bendera dengan ucapan "petugas bendera". dan petugas pun maju lalu menurunkan bendera merah putih. dan sebelum menurunkan terlebih dahulu menghormatnya
  • Kemudian setelah bendera siap diturunkan, penghormatan dipimpin oleh pradana dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
7.  Pembacaan Sandi Ambalan
  • Pembacaan sandi ambalan oleh petugas
9. Kata Bimbingan
  • Pembina memberikan kata bimbingan
  • Pada waktu memberikan kata bimbingan Pembiana cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
  • Selesai pengarahan Pembina kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
10. Do'a
  • doa dipimpin oleh pradana
  • doa boleh secara berjamaah. boleh juga secara sendiri-sendiri.
11. Selesai

  • Upacara Penutupan selesai
  • Selesai berdo'a maka selesailah upacara
Catatan : Apabila pembina tidak hadir atau tidak bersedia maka upacara tetap berlanjut dan tugas pembina diambil alih oleh pradana.

Upacara Pembukaan Latihan Penegak

1. Acara persiapan
  • Tiap-tiap pemimpin sangga memanggil anggotanya dengan barisan bersaf
  • Para pimpinan sangga memeriksa kebersiahan, kerapihan dll., sesuai dengan tugasnya, dan penegak yang terpilih sebagai petugas upacara mempersiapkan peralatan yang diperlukan dalam upacara pembukaan.
2. Uraian Kegiatan
  • Seluruh anggota ambalan dalam sangganya masing-masing membentuk barisan bersaf
  • pradana mengecek persiapan upacara untuk upacara pembukaan
3. Perlengkapan
  • Bendera Merah Putih, tiang bendera (biasanya stok yang disambung) yang sudah berdiri , teks Pancasila, teks Dasa Darma
4. Acara Pokok
  • Pradana memanggil seluruh peserta upacara dengan pluit (bunyinya : priiiiit.......dan dijawab Siaaaap oleh para penegak), kemudian pradana membuat kode bersaf  sambil meniup pluit dengan bunyi ptit..prit...prit..maka berlarilah para penegak membentuk barisan bersaf menurut sanggaya masing-masing.
  • Laporan tiap-tiap pinsa (pimpinan sangga) kepada pradana. dalam hal ini pinsa melaporkan nama sangga dan jumlah anggota yang hadir.
5. Penjemputan Pembina Upacara Yanda/Bunda
  • pradana/Pemimpin Upacara menjemput pembina upacara
  • pradana menjemput pembina dengan ucapan "kak, upacara pembukaan latihan ambalan sudah bisa dimulai apakah kakak sudi membukanya." kemudian pembina mengatakan "Terima kasih", saya bersedia." kemudian pradana mengantar pembina memasuki barisan dan menempatkannya di barisan paling kanan. setelah itu pradana kembali ketempat semula.
6. Pengibaran Bendera Merah Putih
  • pradana memerintahkan petugas bendera untuk menaikkan bendera dengan ucapan "petugas bendera". dan petugas pun maju membawa bendera merah putih.
  • Kemudian setelah bendera siap diikat, penghormatan dipimpin oleh pradana dan diikuti oleh seluruh peserta upacara
7. Pembacaan Teks Pancasila
  • Pradana menjemput pembina untuk maju ke depan
  • Pembacaan teks Pancasila oleh pembina upacara
  • pembiana membacakan teks Pancasila diikuti oleh seluruh peserta upacara
8. Pembacaan teks Dasa darma
  • Pembacaan teks Dasa Darma oleh Sulung
  • Petugas Dasa Darma,
9. Kata Bimbingan
  • Pembina memberikan kata bimbingan
  • Pada waktu memberikan kata bimbingan Pembiana cukup dengan sikap instirahat maka seluruh peserta upacara mengikutinya dengan sikap istirahat
  • Selesai pengarahan Pembina kembali sikap sempurna dan diikuti oleh seluruh peserta upacara dengan sikap sempurna/siap
10. Do'a
  • doa dipimpin oleh pradana
  • doa boleh secara berjamaah. boleh juga secara sendiri-sendiri.
11. Selesai
  • Upacara Pembukaan selesai
  • Selesai berdo'a maka selesailah upacara
  • dilanjutkan dengan kegiatan lainnya.
Catatan : Apabila pembina tidak hadir atau tidak bersedia maka upacara tetap berlanjut dan tugas pembina diambil alih oleh pradana.

Kamis, 09 Desember 2010

Berkemah sebagai Instrumen Pendidikan

Berkemah merupakan salah satu metode pramuka dalam mendidik kader-kader generasi bangsa. bahkan berkemah merupakan ikon pramuka itu sendiri, kare di dalam berkemah semua pendidikan/materi pembelajaran pramuka dapat dijumpai.
Berkemah haruslah dibuat secara menarik dan menantang. oleh karenanya tempat berkemah sangat mendukung kegiatan ini. diusahakan tempat berkemah tidak monoton di satu tempat.
Prinsip dalam berkemah adalah untuk penghayatan dan pengamalan terhadap kode kehormatan pramuka (tri satya dan dasa darma).  maka tidak boleh ada kegiatan yang menyalahi atau tidak sesuai dengan kode kehormatan pramuka.
adapun unsur-unsur kegiatan dalam berkemah adalah :
  • Pengamalan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kalau yang beragama islam harus melaksanakan sholat lima waktu, berdo'a dalam mengawali setiap kegiatan dsb.
  • Kebersamaan, dalam berkemah yang paling ditonjolkan adalah sikap kebersamaan, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, satu untuk semua dan semua untuk satu, oleh karenanya harus dengan metode berkelompok.
  • Keterampilan, dalam berkemah bukan hanya untuk bersenang-senang semata, akan tetapi harus ada unsur keterampilan, seperti keterampilan mendirikan tempat tinggal sementara, menanam pohon, memasak, bertahan hidup di alam liar, menjelajah, sandi, morse, semaphore dll.
  • Kegembiraan, semua kegiatan yang disusun haruslah dibarengi dengan suasana yang gembira, tidak boleh ada yang bersedih pada saat berkemah, semua harus senang dan gembira. oleh karenanya, bernyanyi, tepuk-tepukan, permainan tidak boleh dihilangkan dari kegiatan kepramukaan khususnya waktu berkemah.
Adapun tujuan dilaksanakan berkemah adalah :
  1. berlomba
  2. persahabatan/anjangsana
  3. berkarya/pentas seni
  4. penelitian
  5. rekreasi
sedangkan macam-macam berkemah adalah :
  1. Persari (perkemahan satu hari)
  2. Persami (perkemahan sabtu dan minggu)
  3. Perjusami (perkemahan jum'at, sabtu dan minggu)
  4. Safari, seperti jelajah alam.
  5. Kegiatan, seperti berlomba, pertemuan dll.



Kamis, 02 Desember 2010

Jambore IT

Jambore IT adalah kegiatan rutin gugus depan 17.819-17.820 Namira Islamic School yang dilaksanakan setiap tahunnya, biasanya diantara bulan maret dan bulan mei di bumi perkemahan sekolah namira.
Jambore IT adalah perkemahan pramuka penggalang yang berada di kota medan dan sekitarnya. di dalam kegiatan jambore IT yang dikedepankan adalah keterampilan dan wawasan tentang IT dengan tidak meninggalkan ciri khas kepramukaan. sehingga kegiatannya pun dibagi kepada 4 bidang :
  1. Bidang IT
  2. Bidang Tekpram
  3. Bidang Agama
  4. Bidang Umum
dari itulah Pramuka Sekolah Namira sebagai penyelenggara kegiatan ini membuat konsep Jambore IT yang bertujuan menciptakan Pramuka yang 'melek' IT, tinggi Agama, Kreatif dan cerdas.

Di dalam kegiatan jambore IT semua kontingen berlomba untuk menjadi yang terbaik. Alhamdulillah saat ini jambore IT telah dilaksanakan sebanyak 4 kali, terakhir tahun 2009 yang menjadi juara umum adalah kontingen Pramuka Perguruan Siti hajar Medan, yang bersaing ketat dengan SMP N 7 Medan dan Perguruan Al-Mukmin Medan.
Dan insya Allah pada tahun 2011 ini tepatnya tanggal 24-27 Maret  jambore IT akan dilaksanakan kembali. tentunya dengan pembaharuan di segala bidang.

di bawah ini adalah logo Jambore IT yang didesain oleh kak Muzanni Lubis.


Rabu, 01 Desember 2010

Tangkal Napza

Tangkal Napza merupakan salah satu atribut yang harus dikenakan oleh pramuka khususnya di Sumatera Utara, simbol tangkal nafza mengisyaratkan bahwa seorang pramuka adalah remaja/manusia yang sehat, bersih dan bebas nari napza (narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya). oleh karenanya atribut tangkal nafza buka hanya sekedar embel-embel pramuka melainkan harus lebih dari itu.
setiap pramuka hendaknya menyadari makna simbol tangkal napza tersebut. diharapkan kepada seluruh pembina pramuka terus menyadarkan para anak didiknya masing-masing tentang kegunaan tangkal napza itu yang nantinya akan sangat berguna kepada dirinya juga.
akan tetapi, anehnya para pembina juga masih banyak yang tidak menyadari makna simbol tangkal napza itu, sehingga tidak heran kita melihat para pembina merokok waktu dia memakai pakaian lengkap pramuka. tentu ini menyalahi dari harapan tangkal napza itu sendiri.
oleh karena itu, saya pikir kwartir baik nasional, daerah, cabang, maupun ranting bahkan gugus depan perlu mengadakan sebuah terobosan berupa kegiatan yang bertujuan untuk penyadaran dan pemahaman terhadap makna tangkal napza itu.
akhirnya, kepada seluruh pramuka mari kita sadari kembali semangat yang dikobarkan oleh para pendiri tangkal napza tersebut.